Selasa, 18 Agustus 2015



A.     Kewaspadaan terhadap penyakit kelamin (HIV/AIDS)
Badan kesehatan dunia (WHO) berpendapat bahwa penularan AIDS hanya dapat dicegah bila semua negara di dunia ikut serta secara aktif melakukan pencehan dan pemberantasan terhadap AIDS. Pada tanggal 1 Februari 1987 dibentuk suatu wadah dengan nama SPA (Special Program AIDS), yang kemudian diuah namanya menjadi GPA (Global Program AIDS), yang artinya suatu program mencakup semua Negara di dunia. Wadah ini disahkan berdirinya oleh siding WHA (United Nation General Assembly) ke-42 pada bulan Oktober 1987 di Jenewa (Swiss).
            Ada beberapa dasar pertimbangan pembentukan wadah ini adalah :
·         AIDS telah menjadi masalh internasional, penyebaran telah menyeluruh, dan telah dianggap sebagai kedaruratan seluruh dunia.
·         Penyebaran ini dapat dihentikan dan penularannya dapat dicegah , walaupun obat maupun vaksin antinya sampai saat ini belum ditemukan.
·         Penyuluhan kesehatan kepada petugas kesehatan maupun masyarakat umum, dan golongan resiko tinggi, masih merupakan upaya penting dala encegahan dan pemberantasan AIDS.
·         Pencegahan dan pemberantasan AIDS memerlukan upaya dan keterlibatan jangka panjang dan kesinambungan.
·         Penyebaran ini dapat dihentikan dan penularannya dapat dicegah , walaupun obat maupun vaksin antinya sampai saat ini belum ditemukan.
·         Penyuluhan kesehatan kepada petugas kesehatan maupun masyarakat umum, dan golongan resiko tinggi, masih merupakan upaya penting dala encegahan dan pemberantasan AIDS.
·         Pencegahan dan pemberantasan AIDS memerlukan upaya dan keterlibatan jangka panjang dan kesinambungan.
·         Pencegahan dan pemberantasan AIDS perlu di integrasikan  primary Healt Care.